Tampilkan postingan dengan label Batik Cirebon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batik Cirebon. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 September 2010

OBYEK WISATA CIREBON

Berikut daftar obyek wisata yang ada di Cirebon:
Wisata Alam Cirebon:
Plangon (tempatnya sejuk dan banyak s ekali monyet-monyet pokonya seru deh)
Trusmi (ini wisata buat yang mau belajar batik dan mau belanja batik cirebon seperti bati yang terkenal yaitu batik mega mendung)
Situ Gendong (wah saya lum ke sana uy)
Situ Patok (Situ patok lumayan enak ada danaunya dan bisa naik perahu keliling situ patok, bisa outbon juga loch)
Wana Wisata Ciwaringin (nah yang ini juga lum pernah ke sana nih)
Air panas Palimanan (sama lum pernah masuk he..)
Talaga Remis (kalau talaga remis itumah tatangga jadi pasti tau deh.. )
Keraton Kasepuhan (Keraton Pakungwati dibangun taun 1677)
Keraton Kanoman (Nang kene ana Kereta Naga Paksi)
Keraton Kacirebonan
Makam Sunan Gunung Jati (Cirebon lor)
Goa Sunyaragi (dibangun taun 1703)
Grage, Hero Ramayana, Asia, PGC masuk obyek wisata bukan ya.. hii

Minggu, 29 Agustus 2010

CIREBON DAN BLOGGER CIREBON

tari topeng cirebon
Cerita Cirebon atau sejarah Cirebon sudah banyak yang tahu dan sudah menjadi sejarah yang harus diketahui oleh wong cirebon, budaya Cirebon adalah budaya yang sangat dan wajib sekali dipelihara misalnya budaya Batik mega mendung dari Trusmi Cirebon, Gamelan cirebon, tari Topeng Cirebon, sandiwara Cirebon, Tarling Cirebon dan masih banyak lagi kebudayaan yang dimiliki oleh kabupaten maupun kota cirebon.
Mengenal Cirebon di dunia maya alias internet, ternyata banyak juga para blogger yang hebat-hebat dan saya ingin menjadi salah satunya.. ayo maju terus blogger Cirebon.
Ini posting apa bukan ya.. cuma sedikit.. ga apa-lah namanya juga belajar.

Selasa, 17 Agustus 2010

BATIK MEGA MENDUNG

batik Cirebon mega mendung
Kain batik ini terbuat dari bahan katun sehingga sangat nyaman untuk dikenakan, batik mega mendung ini menggunakan motif batik khas Indonesia, yaitu pola mega mendung dari batik Cirebon.
Kain batik ini dapat digunakan untuk membuat atasan/tops (seperti dress batik atau blouse batik), dan juga untuk membuat bawahan/bottoms (seperti rok batik). Sebelum dijahit, sebaiknya kain ini dicuci dulu untuk mengantisipasi penyusutan ukuran (yang biasanya sekitar 5 - 10% dari sebelum dicuci).

Nilai-nilai dasar dalam batik Mega Mendung
Nilai-nilai dasar dalam seni apapun termasuk dalam seni batik motif megamendung bisa didekati dengan cara sbb:

a. Nilai Penampilan (appearance) atau nilai wujud yang melahirkan benda seni. Nilai ini terdiri dari nilai bentuk dan nilai struktur. Nilai bentuk yang bisa dilihat secara visual adalah motif megamendung dalam sebuah kain yang indah terlepas dari penggunaan bahan berupa kain katun atau kain sutera. Sementara dalam nilai struktur adalah dihasilkan dari bentuk-bentuk yang disusun begitu rupa berdasarkan nilai esensial. Bentuk-bentuk tersebut berupa garis-garis lengkung yang disusun beraturan dan tidak terputus saling bertemu.

b. Nilai Isi (Content) yang dapat terdiri atas nilai pengetahuan (kognisi), nilai rasa, intuisi atau bawah sadar manusia, nilai gagasan, dan nilai pesan atau nilai hidup (values) yang dapat terdiri dari atas moral, nilai sosial, nilai religi, dsb.

Pada bentuk Megamendung bisa kita lihat garis lengkung yang beraturan secara teratur dari bentuk garis lengkung yang paling dalam (mengecil) kemudian melebar keluar (membesar) menunjukkan gerak yang teratur harmonis. Bisa dikatakan bahwa garis lengkung yang beraturan ini membawa pesan moral dalam kehidupan manusia yang selalu berubah (naik dan turun) kemudian berkembang keluar untuk mencari jati diri (belajar/menjalani kehidupan sosial agama) dan pada akhirnya membawa dirinya memasuki dunia baru menuju kembali kedalam penyatuan diri setelah melalui pasang surut (naik dan turun) pada akhirnya kembali ke asalnya (sunnatullah). Sehingga bisa kita lihat bentuk megamendung selalu terbentuk dari lengkungan kecil yang bergerak membesar terus keluar dan pada akhirnya harus kembali lagi menjadi putaran kecil namun tidak boleh terputus. Terlepas dari makna filosofi bahwa Megamendung melambangkan kehidupan manusia secara utuh sehinga bentuknya harus menyatu. Dilihat dari sisi produksi memang mengharuskan kalau bentuk garis lengkung megamendung harus bertemu pada satu titik lengkung berikutnya agar pada saat pemberian warna pada proses yang bertahap (dari warna muda ke warna tua) bisa lebih memudahkan.

megamendung2Bilamana kita cermati, maka akan kita dapatkan bahwa bentuk Megamendung banyak sekali variasinya. Ada yang berbentuk lancip pada ujungnya dan ada yang berbentuk bulat tumpul pada ujungnya. Ada pula yang memiliki lekukan berbentuk menyudut pada bagian bentuk lengkungannya. Dengan sendirinya bagi pendesain batik pemula yang tidak terbiasa dengan proses membatik dan tidak mengerti makna filosofi Megamendung, bilamana menggambar Megamendung akan sedikit mengalami kesulitan serta kemungkinan akan terjadi kesalahan. Yang harus diperhatikan lagi adalah motif Megamendung hampir mirip dengan motif Wadasan. Akan tetapi tidak sama penempatannya dengan motif Wadasan (perlu dipelajari khusus pada kesempatan berikutnya).

c. Nilai Pengungkapan (presentation) yang dapat menunjukkan adanya nilai bakat pribadi seseorang, nilai ketrampilan, dan nilai medium yang dipakainya. Ungkapan yang ditampilkan oleh senimannya berupa proses batik yang begitu indah dengan memberikan goresan lilin lewat alat yang dinamakan canting terbuat dari bahan tembaga tipis yang dibentuk secara hati-hati sehingga lilin panas yang melewati ujung canting bisa mengalir dengan lancar. Paduan unsur warna yang harmonis dengan penuh makna bagi siapa yang melihatnya. Unsur warna biru yang kita kenal dengan melambangkan warna langit yang begitu luas, bersahabat dan tenang. Ditambah lagi dengan ada yang mengartikan bahwa biru melambangkan kesuburan sehinga warna batik Megamendung pada awalnya selalu memberikan unsur warna biru diselingi dengan warna dasar merah.

Perkembangan dunia batik yang semakin berkembang ditambah dengan permintaan batik yang demikian beragamnya, maka motif-motif Megamendung banyak dimodifikasi dengan pendekatan berbagai macam, sbb:

1. Bentuk Motif

Bentuk motif Megamendung pada saat sekarang sudah banyak berubah dan dimodifikasi sesuai dengan permintaan pasar diantaranya oleh komunitas perancang busana (fashion designer). Tidak dipungkiri bahwa kelompok perancang busana memberikan andil yang sangat besar bagi kemajuan dunia batik termasuk untuk mengangkat motif Megamendung. Motif Megamendung sudah dikombinasi dengan motif-motif bentuk hewan, bunga atau unsur motif lainnya. Sesungguhnya keberadaan motif Megamendung yang digabungkan dengan motif lain sudah ada sejak dahulu dan telah dibuat oleh seniman batik tradisional. Namun belakangan ini setelah diangkat secara total oleh perancang busana maka motif batik Megamendung semakin berkembang pesat.

2. Proses Produksi

Proses produksi batik Megamendung yang dahulunya dikerjakan secara batik tulis dan batik cap, sekarang dikembangkan pula dengan proses produksi sablon (print). Dengan demikian harga produksi bisa ditekan lebih murah. Walaupun kain bermotif Megamendung yang dibuat dengan proses sablon tidak bisa kita namakan batik, namun secara komersil motif Megamendung merupakan sasaran empuk bagi produsen tekstil yang bisa menghasilkan banyak keuntungan.

3. Bentuk Produksi

Wujud benda produksi pada masa sekarang ini yang mengenakan motif Megamendung tidak lagi dalam wujud kain batik. Motif Megamendung digunakan sebagai hiasan dinding lukisan kaca, pada produk interior berupa ukiran kayu, adapula yang dijadikan sebagai produk-produk sarung bantal, sprei, taplak meja (household) dan lain-lain.

Saya setuju dan sangat mendukung pendapat sekelompok pecinta batik yang menjadikan motif megamendung merupakan wujud karya yang sangat luhur dan penuh makna, sehingga penggunaan motif megamendung sebaiknya dijaga dengan baik dan ditempatkan sebagaimana mestinya. Kita sebagai masyarakat yang berkecimpung di dunia batik tidak membatasi bagaimana cara bentuk motif megamendung diproduksi, namun saya tidak setuju bilamana motif-motif megamendung dengan berbagai bentuk dijadikan barang produksi berupa pelapis sandal di hotel-hotel.
Sumber: http://netsains.com/2009/02/motif-batik-megamendung-nilai-seni-dan-filosofinya/